<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=22697283&amp;blogName=%5B%5B+ETcHinG+simPLicity+%5D%5D&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http://deetje.blogspot.com/search&amp;blogLocale=de_DE&amp;homepageUrl=http://deetje.blogspot.com/&amp;vt=-684911213988048684" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

apresiasi seni masa lampau || 4.11.06,12:04 AM


rabu yang lalu, dalam kuliah Seni Pertunjukan Indonesia Kuna, yang didedengkoti oleh mas Agus Aris Munandar, gw seperti tersadarkan akan sesuatu (lagi). ketika itu, kami sedang membahas ttg pewayangan kontemporer dan perkembangannya selama masa Indonesia Kuna. Mas Agus melontarkan pertanyaan sederhana, yang seharusnya bisa langsung dijawab oleh kami2 - para mahasiswanya.

"Menurut Anda, mengapa generasi muda sekarang kurang bisa megnapresiasi seni kuna, seerti wayang?"


sontak gw berpikir. bukan karena takut mas Agus ntar nyuruh gw njawab, tapi karena pertanyaan itu adalah pertanyaan yang sama dengan apa yang selama ini gw tak pernah selesai pikirkan. hmm! *ngerti g siy?* hehe... dan bener aja... mas Agus menunjuk gw yang duduk di sebelah Dinda untuk menjawab.

"Kalau menurut saya, sih... mungkin pengadaan inovasi dalam pertunjukan2 yang disebutkan oleh teman2 yang lain td agak terlalu muluk dan memakan biaya untuk hasil yang kita tidak tahu akan seperti apa. Sebenernya, mas, kalau saya lihat - besar kecilnya apresiasi generasi muda sekarang ini thd kesenian kuna spt wayang adalah tersangkut pada masalah selera saja. Misalnya, saya. Saya gemar membaca buku2 yang menceritakan ttg tokoh pewayangan dan hal2 yang berkaitan dengan seni kuna, karena saya merasa perlu untuk mengetahui lebih dalam ttg hal2 tersebut. Sementara, yang lain mungkin lebih merasa kalau hasil2 budaya akibat penetrasi budaya barat (yang lagi2 disalahkan) lebih menarik dan terlihat modern, serta memenuhi kebutuhan sosialisasi mereka."


Fyyyyyuh.... iya gak sih?? coba gw tanya:
1. brapa orang dari kita yang pernah dateng k museum wayang dan tau kalo ada pertunjukan wayang gratis di bagian belakang museum setiap hari sabtu dan minggu?
2. brapa orang dari kita yang tau kalo panji itu digambarkan dalam berbagai warna yang menunjukkan emosinya dia?

dan pertanyaan2 lain muncul - yang mana belom tentu gw sebagai mahasiswi arkeo dan juga temen2 gw bisa ngejawabnya... kenapa? kalo mo gampang, salahin sama budaya barat yang begitu gencaaaaarrrr menyerang keseharian kita.

mas agus berpendapat bahwa wayang adh sebuah karya seni yang menggambarkan simbol2 dan memang harus menghayati - tidak hanya melihat, tapi memandang - agar mengerti maksud dari simbol2 yang digambarkan itu. pendapat ini mendasari pendapat gw mengenai kenapa wayang nggak populer sekarang.

imagine this: zaman kita ini, semuanya serba instan dan cepat saji, dianggap praktis, tidak buang2 waktu, efektif, dan efisien. nah, tidak demikian halnya jika kita menonton wayang. sebuah lakon wayang menyimpan banyak pesan moral dan penggambaran2 yang disampaikan melalui simbol yang tdk bisa diartikan secara harfiah saja. mungkin kita nonton wayang hari ini, dan baru akan mengerti maksudnya besok atau malah minggu depan. sesuatu yang tidak instan dan cepat saji, tidak dianggap praktis, buang2 waktu, tidak efektif, dan tidak efisien. gmana?

mas agus kemudian menutup kuliah dengan bekal tugas untuk tanggal 22 November. membuat essay ttg salah satu tokoh cerita kuna di Indonesia, dan pilihan gw jatuh pada mBak Drupadi.

simplified on ||| 12:04 AM [ | ]

[[B L O G G E R I S T A]]

the name's {dee}
studying {archaeology} for the rest of her life.
{$1,699,540}

loving :
{photography}{traveling} {postcards}{cats}{dogs}{airplanes} {jazz}{horror flicks}{rooney} {tompi}{junkfood}{purple}{silver} {black}{not white}{braid}{lara croft} {burial}{prehistory}{fireflies}

dislikes:
{snakes}{worms}{mosquitos}{annoying bitches} {guy-grabber}{close-minded}{cheesy songs}{stupid music} {traffic jam}

bloggerista on the net:
{on friendster} {on mailfriends.com} {fotografer.net} {on myspace.com}
{MSN : selene_crescentia@hotmail.com}
{YM : owly_brawl}



[t h e b l o g s]

{poetries} {old blog} {fanlistings} {hatelistings} {quizzes results}

[p r e v i o u s w r i t i n g]


Februar 2006
März 2006
April 2006
Mai 2006
Juni 2006
Juli 2006
August 2006
September 2006
Oktober 2006
November 2006
Dezember 2006


[m o o d i e s]

kirschensaft
none
communication - cardigans
home
pretty well
to believe and confide in different ppl i found
komik baru
humid
10 35 pm
daster batik ksayangan
menduuung
ubah2 template

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

[t h e p e o p l e]

{anne} {anne bantet}
{achie - KL} {arma}
{ajier} {arieka}
{astrid} {borneo king}
{bodhi} {cici} {chantee}
{cupumadu} {dhani - spedaman}
{dian} {devi} {dila}
{dinda} {ditta} {diandra}
{erik - Deutschland}
{esther - spore} {eyscha}
{fiel - Philippines} {flona}
{finkz} {heruw} {hengky}
{icha} {iriel} {irenne}
{julia - Deutschland} {kana{linda}
{mei} {maya} {miniez} {mina} {mitha}
{mel} {neea} {nadine}
{nana} {nida} {novie}
{rexxxo} {sisca - France}
{sam} {sylvie} {tata} {tisya}
{yetty} {yunita}

[m e s s a g e s]





rate my blog by clicking:



[m i s c e l l a n e o u s]






myspace layouts, myspace codes, glitter graphics





[l i s t e d a t]






< # 20something ? >

[t h a n k y o u s]

layout: [x] [x]
image: [x]
brushes: [x]
host:[blogger]

hits
online
Online Dating - iklan